Daisypath Vacation tickers

Posts Tagged ‘Modal Baca’

[Modal Ngobrol Buku] Dahsyatnya Bahaya Aktivasi Otak Tengah – Richard Claproth, Ph.D – Grasindo

Buku ini membahas banyak tentang berbagai pertanyaan seputar aktivasi otak tengah yang sedang ramai dibicarakan belakangan ini. Ini adalah salah satu buku referensi yang bisa membuat kita mengambil langkah yang terbaik untuk anak-anak kita. Beberapa pertimbangan berkaitan dengan urusan aktivasi otak tengah dibahas di buku ini.

Penulisnya adalah seorang ilmuwan, praktisi hipnoterapi, pakar past life regression.

Dia dengan tegas menolak aktivasi otak tengah dan mengatakan bahwa bila salah langkah, anak bisa berkembang menjadi monster dan genius palsu, sehingga bukan mendukung masa depan anak malah mengorbankan mereka.

Materi yang bisa didiskusikan, diantaranya adalah:

1. Apakah aktivasi otak tengah benar bermanfaat atau hanya bisnis semata?

2. Apa bahayanya melihat realitas non fisik dan apakah ada hubungannya dengan hipnosis massal?

3. Bagaimana dan apa yang terjadi pasca aktivasi?

4. Bila sudah terlanjur, bagaimana?

dan lain-lain.

Jadwal buka buku di ProResensi ada di sini, silakan bergabung, ikuti kuis dan diskusinya

[Modal Ngobrol Buku] Olahragawan Muslim Top Dunia – Nidia Zuraya Syahruddin El-Fikri – Republika

Berisi profil lengkap dan gambar kegiatan Olahragawan muslim dari beberapa cabang olahraga. Ada Tinju, Bola, Tenis, Basket, Bulu Tangkis. Termasuk juga beberapa profil pelatih. Nama-nama ini adalah nama-nama yang menjadi idola di dalam dan luar negeri.

Diantaranya ada:

1. Muhammad Ali

2. Zinedine Zidane

3. Kareem Abdul Jabbar

4. Phillipe Troussier

5. Taufik Hidayat

6. Ricky Ahmad Subagja

7. Samir Nasri

Masing-masing memiliki cerita hidup yang berbeda dan menarik untuk dikupas. Bagaimana mereka menjalani kegiatan mereka dan melakukan ibadah sehari-hari.

Ikuti kuis dan obrolannya di ProResensi. Jadwal buka bukunya ada di sini

[Modal Ngobrol Buku] Formula Sukses dalam Bisnis Restoran – M. Torsina – BIP

Berisi berbagai hal yang berhubungan dengan bisnis restoran dan memberikan berbagai tips mengelola bisnis restoran yang bisa bertahan.

Catatan awal:

1. Bisnis restoran bukan sekadar ‘cooking business’

2. Jangan salah motivasi saat mempunyai niat berbisnis restoran. Karena membuka bisnis ini dengan niat yang salah, maka bisa jadi kita akan menghadapi masalah sejak awal restoran dibuka

3. Ada 3 peluang yang bisa diaktifkan, yaitu O-Spotting (mencermati peluang), O-Seeking (mencari peluang) dan O-Building (membangun peluang)

Sebagai bayangan awal untuk modal membuka buku di ProResensi, daftar isi dalam buku ini diantaranya adalah

a. Anggapan yang salah tentang restoran

b. Menciptakan identitas dan citra restoran yang kuat

c. Rahasia menu menarik

d. Promosi yang efektif

e. Penetapan harga yang kena ke hati

f. Kiat menghidupkan suasana

dan lain-lain.

Lihat jadwal membuka buku ini di Proresensi di sini

[Modal Ngobrol Buku] Here, After – Mahir Pradana – Gagas Media

Buku ini bercerita tentang cinta dengan akhir yang berbeda, dari tokoh yang mungkin saling memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Semacam buku yang mungkin mengingatkan kita akan pengalaman cinta yang kita miliki. Bila kita membaca, akan terlihat nanti bahwa tokoh-tokohnya saling berhubungan – karena memang pada dasarnya semua manusia di dunia ini, kenal ataupun tidak, pasti akan saling dihubungkan dengan rata-rata sekian pihak – kabarnya sudah tak 6 pihak lagi sekarang (ingat teori Six Degree of Separation kan?)

Teori Six degrees of separation (enam derajat pemisahan) menyatakan bahwa siapapun di dunia ini bisa dihubungkan dengan orang lainnya melalui kurang lebih 6 pihak. Teori ini diperkenalkan untuk pertama kali oleh seorang psikolog social dari Harvard bernama Stanley Milgram di tahun 1967. Hal ini kemudian dikaitkan lagi dengan Small World Phenomenon, sehingga kita sering bilang, “What a small world”. Ternyata orang yang kita kenal, dikenal juga oleh orang yang baru kita kenal.

Tokoh-tokohnya ada:

  • Adi yang gagal menjalin hubungan dengan Diana karena jarak, gagal pula dengan Juliet, teman one night stand nya
  • Diana, putri tunggal dari seorang single mother yang agak trauma melihat hubungan sang mama dengan ayahnya dulu dan itu mempengaruhi keputusannya untuk segala urusan yang bernama cinta
  • Rio. Ada nama Diana dan Sharen dalam hidupnya
  • Putra, sahabat Rio yang kesulitan mengungkapkan cinta pada Nia, adik ketemu gede yang menarik hatinya
  • Nia, Arya, Novi
  • Rizal, Intan dan Ollie

Apa yang kemudian terjadi pada kehidupan cinta mereka, bagaimana mereka saling terkait satu sama lain, itu yang menarik untuk dibaca di buku ini. Ada banyak cerita yang tak mudah terduga, seperti sulitnya menduga kisah cinta kita sendiri.

Tentang penulis (Mahir Pradana), dipinjam dari webnya Gagas Media, penerbit buku ini:

Mahir atau Maheer atau Maheeer. Tampaknya pendiam, tetapi sebenarnya humoris sekaligus geekyang romantis. Lahir di Makassar seperempat abad yang lalu. (Untungnya) lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran. Gila bola yang nggak jago main bola. Maniak film yang belum niat bikin film. Gemar musik tapi nggak bisa main musik (what a looser! :D ).

Isi kepalanya selalu dipenuhi ajaran-ajaran Josep Guardiola, Chuck Palahniuk, Richard Linklater, Kevin Smith, dan Johnny Rzeznik. Keliling dunia adalah obsesinya. Ikuti ocehannya lewat twitter dan blog di: @maheeR dan http://maheergrant.blogspot.com.

[Modal Ngobrol Buku] The Wizard of Oz

Penulis: L. Frank Baum

Dia seorang penulis, editor surat kabar, aktor, penulis skenario dan produser film asal Amerika Serikat yang lahir di Chittenango, New York. Buku The Wizard of Oz ditulisnya saat dia berusia 44 tahun. 19 tahun kemudian ia meninggal dunia dan dimakamkan di Glendale California.

Baum menulis 13 novel bersambung, 9 novel fantasi lainnya, dan bila dihitung-hitung dengan karyanya diluar novel fantasi, ada sekitar 55 novel yang dihasilkannya, 82 cerita pendek, lebih dari 200 puisi dan naskah lain yang tak terhitung jumlahnya.

Tentang isi buku: The Wizard of Oz

Penerbit: Atria untuk edisi Bahasa Indonesia

* ada 24 chapter yang berisi cerita tentang kehidupan Dorothy yang tinggal dengan Paman Henry dan Bibi Em di sebuah rumah kayu yang kecil, terdiri atas empat dinding, satu lantai, dan satu atap yang membentuk ruangan. Tidak ada loteng dan ruang bawah tanah.

* Paman Henry adalah petani. Ia tak pernah tertawa, selalu bekerja keras dari pagi sampai malam dan tidak tahu apa itu bergembira.

* Ada karakter Toto, yang sering membuat Dorothy tersenyum. Toto adalah anjing kecil hitam dengan bulu panjang yang mengilap dan sepasang mata hitam mungil yang berbinar ceria di kiri kanan hidung kecilnya. Dorothy sangat sayang pada Toto.

* Cerita kemudian dimulai dengan puting beliung yang datang dan memutar rumah mereka di udara. Kemudian Dorothy tertidur. Saat dia terbangun, dia sudah ada di tanah para Munchkin, yang menganggap Dorothy sebagai penyelamat mereka karena sudah membunuh tukang sihir jahat dari timur dan membebaskan mereka dari belenggu.

* Di Oz ada 4 penyihir. Dua yang baik, tinggal di utara dan selatan. Yang jahat tinggal di timur dan barat. Karena salah satu yang jahat sudah dibunuh oleh rumahnya Dorothy, maka tinggal 1 lagi penyihir jahat yang hidup. Dia tinggal di Barat.

* Oz adalah penyihir agung yang tinggal di tengah-tengah negeri (kota Zamrud)

* Di perjalanan untuk bertemu Oz, Dorothy sempat membantu dan bercakap-cakap dengan boneka jerami yang mengeluh karena tiang kayu yang menempel di punggungnya. Si boneka jerami akhirnya ikut dengan Dorothy untuk bertemu Oz dan berharap Oz akan memberinya otak untuk berpikir (jadi ingat pinokio si boneka kayu:D). Percakapan antara Dorothy dan si boneka jerami di sepanjang jalan, juga menyenangkan untuk dibaca

* Dalam perjalanan selanjutnya Dorothy dan boneka jerami bertemu dengan manusia kaleng – Tin Woodman yang juga butuh bantuan untuk memberi pelumas pada engsel-engselnya yang berkarat. Lalu dia juga ingin ikut untuk meminta hati pada Oz. Obrolan mereka bertiga makin menarik untuk dibaca

* Berturut-turut kemudian mereka bertemu singa kecil yang pengecut dan ingin mendapatkan keberanian dari Oz. Bertemu gagak dan tikus-tikus dan ratu tikusnya, bertemu seorang wanita dan lelaki.

* Masing-masing tokoh curhat dengan pengalaman dan masalahnya masing-masing. Menggambarkan keadaan manusia jaman sekarang juga kan? setiap kita pasti punya masalah dan jalan kehidupan yang berbeda-beda.

* Siapakah dan bagaimanakah bentukk Oz, itu menarik juga untuk dibaca

Jadi pertanyaannya:

* Adakah gaya bercerita yang berbeda dari cerita klasik semacam buku ini dan buku cerita anak modern sekarang?

* Dalam penceritaan yang sederhana sebenarnya semacam ada banyak pesan yang ingin disampaikan. Terasa mudah sampaikah pesan itu atau justru tak terasa?

Go to
Calendar
May 2012
S M T W T F S
« Nov    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Tweet us, please! :)


Tag

Switch to our mobile site